MATA BARU
Dipublikasikan pada 20 Maret 2023
2 min baca

Bacaan: Kisah Para Rasul 9:1-20

“Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”

(Kis. 9:17)

Masa kini ada orang-orang yang memutuskan untuk memberikan organ tubuhnya, ketika mereka meninggal, kepada orang lain. Misalnya, memberikan matanya untuk orang buta agar mereka dapat melihat dunia dengan mata baru.

Pada masanya, Saulus dikenal sebagai orang yang ditakuti oleh orang-orang Kristen. Saulus akan mengejar mereka, bahkan sampai ke tempat yang jauh sekalipun. Bila berjumpa dengan Saulus, dapat dipastikan mereka akan mati. Bagi Saulus, setiap orang Kristen harus dimusnahkan dari muka bumi. Namun, dalam perjalanan ke Damsyik, Saulus mengalami peristiwa yang mengubah seluruh jalan hidupnya. Ia dijumpai oleh Yesus dalam rupa cahaya yang memancar dari langit. Cahaya itu sangat terang sehingga mengakibatkan Saulus tak dapat melihat selama tiga hari tiga malam. Sampai akhirnya Saulus bertemu dengan Ananias yang diutus Tuhan untuk mencelikkan mata Saulus. Saulus bukan saja dapat melihat kembali, melainkan dapat melihat dengan mata baru. Ia tidak lagi mengejar orang-orang Kristen untuk menyiksa dan membunuhnya. Sebaliknya, Saulus saat itu memberi diri dibaptis dan mewartakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

Setiap orang Kristen sejatinya sudah menerima mata baru ketika mereka menerima Yesus. Dengan mata baru, setiap orang Kristen dapat melihat segala perkara dalam hidup ini juga dari cara Allah melihat. Dengan demikian, mata baru adalah cara pandang baru dalam menjalani hidup sebagai orang Kristen. Di antaranya adalah memandang orang lain sebagai sesama.

REFLEKSI:

Cara kita memandang sesama ditentukan oleh cara pandang kita terhadap anugerah Allah

Kategori
Bagikan
Artikel Lainnya
Lihat Artikel Lainnya
10 Orang Membaca